Minggu, 05 September 2010

Berita Terbaru Jalur Mudik Lebaran

Pada saat mudik kepadatan arus lalu lintas di semua wilayah dipastikan meningkat. Meningkatnya arus lalu lintas tersebut terjadi karena adanya tradisi pulang kampung oleh umat muslim dan masyarakat lainnya untuk silahturahmi dan berkumpul dengan keluarga. Aktivitas seperti ini sudah menjadi tradisi setiap
tahun bagi masyarakat yang berada di luar kampung halamannya. Kepadatan tampak dari wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah yang sebagian penduduknya para perantauan ke Ibukota dan Surabaya.

Meningkatnya arus lalu lintas pada waktu mudik akan berdampak pada kerawanan lalu lintas. Kerawanan lalu lintas tersebut antara lain adalah kemacetan, kecelakaan lalu lintas, pelanggaran lalu lintas dan kriminalitas di jalan raya. Kerawanan tersebut dikarenakan wilayah Jawa Tengah merupakan trans Jawa dimana di wilayah inilah merupakan titik akhir atau tempat transit bagi perjalanan baik dari barat maupun dari timur. Selain itu wilayah Jawa Tengah juga merupakan titik lelah bagi para pengemudi yang melakukan perjalanan trans jawa. Oleh karena itu dihimbau kepada para pemudik agar lebih berhati hati dalam berlalu lintas, jaga diri anda dan keselamatan orang lain.

 
Peta Jalur Mudik 2010 atau info jalur mudik 2010 merupakan hal penting yang harus pengguna jalan dengan kendaraan ketahui untuk mengindari kemacetan lalu lintas. selain peta jalur mudik bagi anda yang ingin menggunakan mudik gratis harus mengetahui juga instansi mana saya yang memberikan info mudik gratis lebaran 2010 Kebiasaannya pada hari lebaran banyak sekali arus mudik yang terjadi dan banyak info mudik gratis yang bisa anda dapatkan. Info terbaru jalur mudik di Jalan Lingkar Nagrek di Jawa Barat akan difungsikan pada H-10 dan H+10 pada Lebaran 2010 dengan pengerasan aspal. Hingga minggu pertama Agustus 2010, sekitar 86 persen pekerjaan pembangunan Jalan Lingkar Nagrek sudah selesai dikerjakan, sehingga diharapkan nantinya bisa melayani arus mudik dan balik. Pada Lebaran 2010, Lingkar Nagrek akan difungsikan untuk melayani arus mudik dan balik pada H-10 sampai H+10 Lebaran dengan pengerasan aspal. Tapi, sesudahnya akan ditutup kembali untuk melanjutkan penyelesaian. Pengoperasian sementara jalur jalan lingkar, yang mulai dibangun pada tahun anggaran 2006 dan dijadwalkan selesai tahun 2012, itu diharapkan dapat mengurai kemacetan di sepanjang jalur jalan yang menghubungkan Kota Bandung dengan Tasikmalaya tersebut. Jalan Lingkar Nagrek sendiri, memiliki panjang 5,4 kilometer dengan lebar 7 meter dan terdiri atas dua lajur dengan kemiringan maksimal 10 persen.


Dengan adanya jalan lingkar tersebut, maka jalur lalu lintas dari Bandung ke Tasikmalaya dan sebaliknya hanya satu arah, tidak ada perpotongan arus, sehingga diharapkan tidak menimbulkan kemacetan. Sebab, sebelumnya arus lalu lintas di sepanjang Jalan Raya Nagrek selalu macet karena adanya tanjakan dengan kemiringan 18 persen dan perlintasan kereta api pada jalur tersebut. Pembangunan jalan tol yang dimaksud antara lain konstruksi dan pengadaan tanah untuk jalan tol sepanjang 4,30 kilometer Solo-Kertosono. Sementara realisasi anggaran tahun 2010, menurut dia, sampai saat ini baru sebagian dan masih di bawah target yang direncanakan.


Berita Sebelumnya :

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar